Damayanti Sosialisasikan Perda Pendidikan Pancasila di Balikpapan Selatan

Rabu, 24 Desember 2025

Kesahkaltim.com, Balikpapan – Penguatan nilai kebangsaan kembali digaungkan DPRD Kalimantan Timur melalui kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-12. Anggota DPRD Kaltim, Damayanti, S.Pd., turun langsung ke masyarakat Balikpapan Selatan untuk menyampaikan Perda Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan yang digelar sejak pukul 13.00 WITA tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat, khususnya pelajar, mengenai pentingnya menjaga identitas bangsa di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Anggota DPRD Kaltim, Damayanti, S.Pd, Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-12.
Anggota DPRD Kaltim, Damayanti, S.Pd, Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-12.

Dalam sosialisasi itu, Damayanti menekankan bahwa derasnya arus globalisasi dan informasi digital harus diimbangi dengan penguatan nilai Pancasila agar generasi muda tidak kehilangan arah.

“Perkembangan zaman tidak bisa dihindari, tapi nilai bangsa harus tetap menjadi pegangan. Pancasila adalah pijakan moral agar kita tidak tercerabut dari jati diri,” tegasnya.

Acara ini menghadirkan Syafruddin, S.Pd. dan Michael Adam’s sebagai narasumber, dengan Junaifid bertindak sebagai moderator. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan tanya jawab seputar penerapan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan implementasi Perda, tidak hanya sebagai regulasi formal, tetapi sebagai pedoman hidup bermasyarakat.

“Penyelenggaraan pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, pemuda, hingga partai politik,” jelasnya.

Menurut Damayanti, Perda ini dirancang untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam berbangsa dan bernegara, dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan secara berkelanjutan.

Ia menutup kegiatan dengan mengingatkan pentingnya Empat Konsensus Kebangsaan sebagai fondasi kehidupan nasional.

“Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus benar-benar hidup dalam pikiran, sikap, dan tindakan kita sehari-hari,” pungkasnya.

Share Link: