Selamat Ari Wibowo Sosper di Muara Muntai, Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga

Rabu, 18 Februari 2026

Kesahkaltim.com, KUTAI KARTANEGARA – Agenda Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) mulai dijalankan seluruh anggota DPRD Kalimantan Timur di daerah pemilihannya masing-masing. Ketua Komisi I DPRD Kaltim, Selamat Ari Wibowo, mengawali kegiatan tersebut di Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (17/02/2026).

Dalam pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat dan pemuda setempat itu, politisi Fraksi PKB tersebut memaparkan isi Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 02 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Kegiatan turut menghadirkan narasumber Alauddin dan Dedi Efendi, dengan Samsuni sebagai moderator.

Selamat menegaskan bahwa Perda Ketahanan Keluarga menjadi pijakan penting dalam membangun daerah. Ia menyampaikan, kualitas pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kekuatan institusi keluarga sebagai fondasi utama masyarakat.

Menurutnya, kondisi keluarga yang baik di tingkat paling bawah akan membawa dampak berjenjang hingga ke tingkat nasional. “Kemajuan daerah berawal dari keluarga. Jika keluarga kuat, maka lingkungan sekitar juga akan ikut kuat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, regulasi tersebut mengatur berbagai aspek, mulai dari legalitas dan struktur keluarga hingga persoalan sosial seperti pencegahan stunting dan penyalahgunaan narkoba. Dua hal tersebut, katanya, menjadi perhatian serius di Kutai Kartanegara.

Lebih lanjut, Selamat menyoroti pentingnya penyebarluasan informasi mengenai Perda kepada masyarakat. Ia mengakui, selama ini banyak regulasi yang telah disahkan namun belum sepenuhnya dipahami publik, padahal secara hukum masyarakat dianggap telah mengetahuinya.

Melalui sosialisasi ini, ia berharap masyarakat dapat mengambil manfaat dari substansi Perda, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas ekonomi keluarga, pendidikan anak, kesehatan, serta penguatan nilai keagamaan demi terciptanya rumah tangga yang harmonis.

“Harapannya, masyarakat tidak hanya mengetahui, tetapi juga terlibat aktif dalam mewujudkan ketahanan keluarga yang kokoh demi kesejahteraan bersama,” tutupnya.

Share Link: