DPRD Kaltim Dorong Penerapan Perda Ketahanan Keluarga di Kutai Kartanegara

Senin, 11 Agustus 2025

Kesahkaltim.com, Kutai Kartanegara – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Selamat Ari Wibowo, mengingatkan bahwa keluarga merupakan pilar utama dalam pembentukan karakter generasi penerus. Menurutnya, dari keluargalah tumbuh nilai-nilai moral dan sikap hidup yang akan menentukan masa depan anak.

Ia menegaskan, keluarga sebagai unit sosial terkecil memiliki peran strategis dalam menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera, sejalan dengan cita-cita luhur bangsa.

“Kalau keluarga kuat, masyarakat dan daerah pun akan ikut kuat,” tegas Selamat.

Pernyataan tersebut disampaikan Selamat saat memimpin Sosialisasi dan Penyebarluasan Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Kegiatan ini berlangsung di Desa Long Beleh Modang, RT 008, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara, pada Senin (11/8/2025). Turut hadir sebagai narasumber Ahmad Ali Fahrudi dan Ikhsanur Fajri, dengan Alauddin bertindak sebagai moderator.

Selamat menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kepedulian, serta tanggung jawab pemerintah daerah, masyarakat, dan keluarga dalam membangun ketangguhan keluarga.

“Sosper ini kita gelar untuk memperkuat peran semua pihak demi menciptakan keluarga yang tangguh dan harmonis,” ujarnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyoroti dominasi peserta dari kalangan ibu-ibu. Ia menilai kehadiran mereka sangat tepat karena peran ibu begitu besar dalam menjaga ketahanan rumah tangga.

“Ibu adalah salah satu komponen paling penting dalam keluarga, sehingga pemahaman mereka terhadap Perda ini akan membawa dampak besar,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ketahanan keluarga akan menjadi penopang utama pembangunan daerah. Semoga informasi ini bisa menjadi contoh bagi keluarga lainnya,” tutur Selamat.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga yang hadir. Mereka antusias berdialog dengan narasumber untuk mengetahui langkah-langkah praktis membangun ketahanan keluarga di tengah tantangan sosial dan ekonomi saat ini.

Share Link: